International Education Talk Pererat Kerja Sama Pendidikan Indonesia dan Thailand
Pondok Pesantren Nurul Faizah 3 menggelar kegiatan International Education Talk: Strengthening Collaboration Between Indonesia and Thailand pada Selasa, 6 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti para santriwati dengan penuh antusias. Acara tersebut menjadi ajang untuk mempererat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Thailand melalui diskusi serta pertukaran wawasan mengenai pendidikan internasional.
Dalam kegiatan tersebut hadir narasumber penting dari Narathiwat, Thailand, yang berasal dari Narathiwat Primary Educational Service Area Office 3, yaitu Mr Furqorn Musor, Mr Rorsi Che-Mudo, Miss Sitiyaimah Yamae, dan Miss Sofia Pohsa. Selain itu, beberapa pelajar dari Thailand juga turut hadir untuk berbagi pengalaman belajar serta memperkenalkan budaya dan kehidupan pendidikan di negara mereka.
Pada sesi pemaparan, para narasumber menjelaskan sistem pendidikan di Thailand, kehidupan pelajar muslim, hingga suasana belajar di sekolah-sekolah Thailand. Mereka juga menyampaikan berbagai persiapan yang perlu dilakukan apabila ingin menjadi pelajar di Thailand, seperti kesiapan bahasa, mental, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Mr Furqorn Musor dalam penyampaiannya mengatakan bahwa para santri tidak perlu khawatir untuk belajar di Thailand karena masyarakat muslim di sana juga menggunakan bahasa Melayu yang memiliki kemiripan dengan bahasa Indonesia. “Jangan takut ke Thailand, karena di sana bahasa Melayu masih digunakan dan cukup mirip dengan bahasa Indonesia,” ujarnya di hadapan para peserta.
Selain membahas dunia pendidikan, kegiatan ini juga membicarakan rencana program pertukaran pelajar antara santriwati Pondok Pesantren Nurul Faizah 3 dan pelajar dari Thailand. Ummah menyampaikan bahwa program pertukaran pelajar tersebut direncanakan berlangsung selama 2–3 minggu sebagai bentuk pengalaman belajar internasional sekaligus upaya mempererat hubungan persaudaraan antar pelajar kedua negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santriwati dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pendidikan global, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan keberanian untuk meraih pengalaman pendidikan hingga ke tingkat internasional.